Selasa, 20 Agustus 2013

Please Read It :)

Beberapa keadaan yang kualami akhir-akhir ini sangat menyulitkan. bukan saja aku, tapi keluargaku. Aku tahu aku masuk ke fakultas itu karena kedua orang tuaku. tapi aku juga tidak bisa menyalahkan mereka.
Yang paling menyulitkan dalam fakultas ini adalah ketentuan tempat perkuliahan.

Aku sangat menyayangi mama, walaupun beliau cerewetnya minta ampun. Apalagi ia tahu anaknya akan mencari kos-kosan. Beliau benar-benar tidak mengijinkan saya mencari kos yang saya inginkan sendiri. menurutnya sih, agar ia tahu kondisi saya nanti. Apakah ibu kos nya baik, atau cerewet (ini sih menurutku yah). Dan terjadilah kesepakatan dengan kos itu. Horeeee

Beberapa minggu kemudian, tersebarlah kabar bahwa, "kita tidak kuliah disitu"
"dari mana kalian tahu?"
"apakah itu serius?"
"adakah kemungkinan kita kuliah disitu setidaknya dua kali seminggu"

Jawabannya hanya satu, "menunggu jadwal pasti"

Aku benar-benar syok dengan kabar itu. Awalnya mama tidak tahu. Aku sengaja tidak memberitahunya. Rencana aku mau nyari penggani aku di koan tersebut. Tapi siapa sangka siapa duga, mama tahu juga. Dan itulah hebatnya mama. I lov yu pul mama.

Kata mama, "tunggu jadwalnya dulu. Kalo masih kuliah disitu kan, kamu masih bisa tinggal di kos itu. Jadi gak susah lagi."

Padahal sudah ada beberapa yang minat untuk menjadi pengganti aku di kosan itu. Tapi karena "menunggu jadwal pasti". Ya udah, dipending dulu kalo gitu.

Jadi, kabar yang sangat berkembang itu 75% pindah lokasi. Dan kabar selanjutnya sudah ada satu orang yang mau gantiin aku di kosan itu. Kan uang dari itu bisa buat kos di lokasi baru nanti. Itu rencana yang lumayan matang menurutku.

Hari dimana terbitnya jadwal pasti telah tiba. Hari itu aku mengecek lokasi dan memang benar lokasinya sudah pindah. Dan aku langsung mencari kos baru tetapi uang simpanan sudah habis untuk kos lama. Sedangkan orang itu sepertinya belum fix. Jadi aku meminjam uang sepupuku dulu untuk menutupinya. Dan esok hari kabar buruknya adalah orang pengganti itu tidak jadi mau ambil kosanku di lokasi lama. Php banget tuh orang.

Dan sekarang aku benar-benar mencari orang yang serius yang sedang mencari kosan di wilayah bukit, Palembang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar