(Dia pergi di saat aku berada di tempat yang tidak ada sinyal aka kkn)
43 hari
Siang malam tanpa henti
hidup dalam ketenangan hati
di desa ibu pertiwi
burung-burung bersajak
tetesan embun pun beriak
menghirup segarnya udara desa sejenak
mengstirahatkan gemerlapnya kota yang sesak
43 hari
bukan waktu yang lama
namun juga cukup panjang untuk dirasa
bahkan banyak yang terjadi karena takdir yang menyapa
sapaan dari yang hadir dan lambaian dari yang pergi
sedih tak terbatas mendapati dirinya hadir namun tak kembali
43 hari
merusak indraku atas bisikan-bisikan dunia fana
mengganggu korneaku hingga samar karenanya
layaknya mimpi boleh dikata
air mata jatuh ketika tahu kondisinya
dia yang pergi tanpaberkata
pun meninggalkankarya yang dicipta
karya yang dingin dan penuh makna
meremukkan hati jiwa-jiwa yang mencintanya
2 minggu dari 43 hari dia pergi
karyanya akan kami jaga di hati
Jumat, 16 Desember 2016
Selasa, 04 Oktober 2016
The brigthest star
Aku mengenal satu bintang yang menurutku paling terang.
Adalah dia, sepupu yang kuanggap real brother for me.
Dahulu kami terpisah karena jarak
Tanpa sadar semakin jauh karena beberapa alasan
Itu menurutku
Tapi setelah dia pergi,
Sangat jauh hingga berbeda dimensi
I just knew, I have lost my precious brother.
No one can like him
He's star for my family.
Menyanyi dan memainkan musik
Tak ada yang seperti dia
Di keluarga kami, baru dialah yang berani terjun ke dunia musik
Setiap mudik,
pagi-pagi akan terdengar lantunan biola
Ketika sedih, dia akan menghibur dengan petikan gitar atau tuts tuts piano
Masih terasa ketika dia mengajariku cara bermain gitar
Dia tidak mengajar seperti guru,
Kepada saudaranya dia berikan gitar dan buku panduan
Katanya, otodidak adalah the best lesson.
Yap, dia selalu benar.
Dulu, sewaktu masih sekolah dasar dan menengah
Setiap sore weekend dia ke rumah dan menginap
Setiap sarapan, selalu menyisihkan bawang goreng
Dan selalu minum segelas air putih
No tea, no coffee
Hingga kuliah,
dia semakin hidup sehat
Tidak ada lemak dalam makanan
Katanya, musisi harus menjaga kualitas suara
Yap, dia selalu benar haha
We love you bro
Adalah dia, sepupu yang kuanggap real brother for me.
Dahulu kami terpisah karena jarak
Tanpa sadar semakin jauh karena beberapa alasan
Itu menurutku
Tapi setelah dia pergi,
Sangat jauh hingga berbeda dimensi
I just knew, I have lost my precious brother.
No one can like him
He's star for my family.
Menyanyi dan memainkan musik
Tak ada yang seperti dia
Di keluarga kami, baru dialah yang berani terjun ke dunia musik
Setiap mudik,
pagi-pagi akan terdengar lantunan biola
Ketika sedih, dia akan menghibur dengan petikan gitar atau tuts tuts piano
Masih terasa ketika dia mengajariku cara bermain gitar
Dia tidak mengajar seperti guru,
Kepada saudaranya dia berikan gitar dan buku panduan
Katanya, otodidak adalah the best lesson.
Yap, dia selalu benar.
Dulu, sewaktu masih sekolah dasar dan menengah
Setiap sore weekend dia ke rumah dan menginap
Setiap sarapan, selalu menyisihkan bawang goreng
Dan selalu minum segelas air putih
No tea, no coffee
Hingga kuliah,
dia semakin hidup sehat
Tidak ada lemak dalam makanan
Katanya, musisi harus menjaga kualitas suara
Yap, dia selalu benar haha
We love you bro
Sabtu, 13 Agustus 2016
Dua Sisi
Aku bisa merasakan
dua sisi yang berlainan
kebaikan dan keburukan
tak bisa terpisahkan
Seperti iblis, merayu, menggoda
Menggoyahkan iman dan taqwa
Tapi apa daya jika tak bisa
Tetap menjadi dia apa adanya
Seperti malaikat, baik tiada tara
Menghangatkan hatinya
Namun jika dia terlalu suka
Malaikat kan lelah nantinya
Tentangnya,
Aku bisa menjadi iblis penggoda
Atau malaikat yang disuka
Atau hanya bisa diam saja
Tapi tetap saja aku tak bisa
Sebab mereka berbeda
Sebab mereka tak sama
Tidak, aku yang tak bisa
dua sisi yang berlainan
kebaikan dan keburukan
tak bisa terpisahkan
Seperti iblis, merayu, menggoda
Menggoyahkan iman dan taqwa
Tapi apa daya jika tak bisa
Tetap menjadi dia apa adanya
Seperti malaikat, baik tiada tara
Menghangatkan hatinya
Namun jika dia terlalu suka
Malaikat kan lelah nantinya
Tentangnya,
Aku bisa menjadi iblis penggoda
Atau malaikat yang disuka
Atau hanya bisa diam saja
Tapi tetap saja aku tak bisa
Sebab mereka berbeda
Sebab mereka tak sama
Tidak, aku yang tak bisa
Kamis, 10 Maret 2016
Ro foto
pak
lusen
tiada batas yang jelas
semua terasa abu-abu
yang mungkin kau tahu
sagital
panoramik
tidak ada bedanya?
hanya berbeda sudut pandang?
menurutmu?
mungkin berlebihan
jika kukatakan karsinogenik
tapi sungguh setidaknya perlu kau jelaskan
apa akibatnya jika memutuskan hal itu
mana kutahu dahulu
jika itu merusak
aku hanya penasaran
kubiarkan mengerogoti organ-organ lainnya
tanpa tindakan preventif lagi
salah?
tidak
menyesal?
tidak
jujur?
tidak
egois?
ya
siapa?
setidaknya aku
Minggu, 07 Februari 2016
Lagi
Tergores perlahan dan dalam
hingga terasa sakit yang mendalam
Sakit yang sulit dihilangkan
Terus dilukai
hingga tak mampu berteriak lagi
hingga tak mampu berjalan di atas kaki sendiri
Mau menyalahkan siapa lagi.
Semua sudah terjadi
Tak ada yang menyanggupi
Hanya malaikat pelindung yang menghampiri
Melihatnya menangis lagi
Malaikatnya pun ikut menangisi
Takdir yang tak bisa dihindari
Tapi terus mendatangi
Aku belum mampu mengobati
Luka hati yang dia buat sendiri
Aku tak bisa menghindari jika dia mengunjungi
Aku tak bisa menjauhi karena aku menyayangi
Sudah kukatakan aku mencintai
Tapi tetap saja tak bisa memberi solusi
Sudah kukatakan aku mencintai
Tapi tetap saja tak bisa memberi solusi
Sudah kukatakan aku mencintai
Tapi tetap saja tak bisa memberi solusi
Sudah kukatakan aku mencintai
Tapi tetap saja, cinta bukan solusi
Mau bagaimana lagi, semua terjadi pasti. Itu pilihan mu, Kesal, marah, tapi tetap saja rasa benci tak mampu mengalahkan rasa cintaku padamu. Taukah kau? Malaikatmu telah lelah dengan semua kelakuanmu, dengan semua tingkah lakumu. Aku yang tak bisa berbuat apa-apa hanya bisa menjadi pendengar yang baik.
Rasa cintaku padamu mungkin tak sebesar rasa cintanya. Tapi taukah kau? Rasa cintanya merusak masa depan mu yang sudah ditata rapi sejak dulu. Tapi tetap saja tak bisa menyalahkan dia.
Malaikatmu kecewa, pasti. Setiap detik dipikiran para malaikatmu hanya ada bagaimana menyelesaikan semua urusan duniawi mu. Mereka lelah sungguh. Hingga aku yang mencintaimu, ingin menghentikan mereka. Dengan begitu, kau akan sadar.
Dengan jalan itu aku mencintaimu.
Langganan:
Komentar (Atom)